edo huang games poker jago77

Games Poker – Jumlah generasi muda Indonesia yang telah dapat mencicipi rasa keberhasilan semenjak usia dini kian meningkat. Keliru satu yang paling menonjol diantara mereka adalah Edo Huang, artis lokal berusia 27 tahunan yang secara spesifik menjalani desain kartu remi.

Kemungkinan profesi sebagai desainer kartu remi masih asing di kuping kami dan faktanya masih tergolong langka di Indonesia. Bukan sanggup dipungkiri bahwa memang betul belum tak terhitung orang yang berkecimbung di global ini, lebih-lebih Edo pun awalnya semata-mata melakukannya sebagai hobi.

Hobi tersebut lahir dari cita-citanya saat menduduki bangku SMP. Saat itu, Edo yang gemar mengoleksi kartu remi dan menggunakannya untuk menunjukan atraksi sulap, berkeinginan untuk membuat desain kartu remi hasil kreativitas dirinya sendiri.

Tapi ketika desain kartu remi-nya di lirik oleh corporate besar di Amerika Perkumpulan, Edo memahami bahwa hobinya tersebut membawa keberuntungan. Terhadap th 2012 lalu, Edo membulatkan tekadnya untuk memamerkan desain kartu reminya di laman corporate kartu remi terkemuka di Amerika Perkumpulan, The Blue Crown.

Keberaniannya pun terbayarkan bersama perusahaan itu secara formal memilih desainnya tiga bulan setelahnya. Bukan sekedar di Amerika Perkumpulan saja, penggemar desainnya juga mencakupi mereka yang tersedia di benua Eropa dan Asia. Bahkan sekarang sudah ada tiga desainnya yang menjadi limited edition di negeri Paman Sam itu.

Ia memilih kartu remi sebagai media atau wadah gambarnya, karena selain ia suka melakukan sulap kartu dan mengoleksi kartu remi sejak dulu, namun ia merasa tidak memiliki suatu kebanggaan jika setiap menginginkannya, maka berarti ia harus membelinya dari orang lain.

Selain itu, sulap yang ia lakukan saat ini juga lebih difokuskan untuk mempromosikan kartunya yang baru saja di launching.

Baca juga :

Mengubah stigma negatif kartu remi di Indonesia

Saat ini, Edo Huang tengah berusaha mencoba menawarkan jasa pembuatan desain kartu remi ke sejumlah corporate di Tanah Air. Ia mengakui bahwa hal ini masih susah lantaran kartu remi diakui antara bukan begitu berarti atau digunakan umumnya untuk kebanyakan hal-hal negatif layaknya judi contohnya.

Menurutnya, kartu remi yang biasanya berjumlah 52 buah kartu, merupakan kanvas kosong yang dapat diisi bersama dengan seni, agar penggunaannya tidak cuman untuk sesuatu yang negatif. 

By JAGO77

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *